PMN COM – Ambon, 11 Maret 2026 – Dalam Upaya Memperkuat Komunikasi Publik Dan Meningkatan Sastorasi Sektor Jasa Keuangan, maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Menyelenggarakan Kegiatan OJK Maluku Bastori,
Sebuah Forum Penyampaian Informasi Terkenal Mengenai Perkembangan Sektor Jasa Keuangan Di Wilayah Maluku Kepada Insan Media.
Kegiatan Tersebut Juga Dirangka dengan edukasi Keuangi Syariah Yang Mensampaikan Oleh Narasumber Dari Beberapa Lembaga Jasa Keuangan (Ljk) Syariah Di Provinsi Maluku, Serta Ditutup dengan Buka Puasa Bersama Seluruh Jurnalis Yang Hadir.
Kegiatan Ini Menjadi Ajang Silaturahmi Antara Ojk Maluku Dan Media Sebagai Sarana Untuk “Bastori” ATAU Berbagi Cerita Mengenai Dinamika Perkembangan Sektor Jasa Keuangan Secara Terbuka, Santai, Namun Tetap Sumbertif Dan Berbasis Data.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf, Menyampaiki Bahwa Media Merupakan Mitra Strategis Dalam Mempperluas Jangkauan Literasi Dan Inklusi Keuangan Didaerah “Keterbukaan Informasi Adalah PondaDaya Kepercayaan. Melalui Bastori, Kita Ingin Memastikan Bahwa Publik Meneriima Informasi Terkait Sektor Jasa Keuangan Yang Kredibel, Kontektistual, Dan Mudah Dipahami, “Ujarnya.
KINERJA PERBANKAN DI MALUKU Tumbuh Positif Dengan Risiko Terkendali Posisi Januari 2026, Kinerja Perbankan Di Maluku Menunjkan YangKembang Yang positif. ASET Perbankan Mencapai Rp33,98 Triliun Dan Tumbuh Sebesar 7,11 PERSEN,
Ditopang Masing-Masing Oleeh Segambunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Sebesar Rp16,98 Triliun dan Penyaluran Kredit Sebesar Rp19,48 Triliun.
Komosisi DPK Perbankan Maluku Diskinasi Oleh Casa (Tabungan Dan Giro) Sebesar 70,14 Persen, Sedangkan Kredits Konsumsi Mendominasi Penyaluran Kredituran Dengan Pangsa Sebesar 63,19 Persen Dari total Kredit. Dari Sisi Sisi Sisiyaan UMKM,
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Per Desember 2025 Telah Mencapai Rp1,03 Triliun, Yang Disalurkan Kepada 21.840 Pelaku UMKM
OJK Maluku Berharap Dkondisi ekonomi nasional bisa tumbuh positif walaupun situasi Global yang kurang baik










