PMN COm Setelah menanti kurang lebih 23 tahun kini masyarakat Kesia kawasan gunung nona bisa menikmati layanan air bersih .setelah Walikota Ambon Bapak Bodewin Wattimena turun langsung meresmikan beropreasinya air bersih yang ada dikawasan tersebut
Masyarakat kesia sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota dan jajaran yang telah menjawab penderitaan dan keluh kesah mereka.
Bukti tersebut dirasakan langsung oleh mereka ini merupakan bukti dari jawaban janji kampanye pa Walikota bersama ibu wakil Walikota
Peresmian layanan akses air bersih tidak berhenti di kezia saja namun targetnya semua Wilayah yang sulit dijangkau seperti wilayah pegunungan akan mendaptkan akses air bersih dan proses pekerjaan pipaninasi.

Peresmian akses air bersih merupakan bukti kerja nyata yang dampaknya dirasakan langsung oleh warga .
Perumda Trita Yapono merupakan salah satu perusahan air minum milik pemerintah kota ambon yang turut berkontribusi melakukan perbaikan dan pekerjaan serta penyaluran air bersih bagi warga kesia dan warga gunung nona
Saat meresmikan penggunaan air bersih Walikota Ambon Bapak Bodewin mengatakan, program air bersih merupakan bagian dari Program Prioritas Pertama yang bertujuan memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan
Janji kami kepada masyarakat menjadi komitmen pemerintah kota. Salah satunya memastikan warga yang selama ini belum terakses air bersih, perlahan bisa menikmatinya,” ujar Wattimena.
Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemkot Ambon telah membuka enam titik akses air bersih, sementara pengerjaan masih berlangsung di wilayah Amori. Hingga akhir tahun 2025, sekitar 2.000 kepala keluarga ditargetkan telah mendapatkan akses air bersih.
Pengelolaan layanan air bersih akan dilakukan oleh Perumda Tirta Yapono dengan sistem meteran, sehingga pembayaran dilakukan sesuai pemakaian. Pemerintah juga menyediakan skema keringanan biaya pemasangan, termasuk cicilan bagi warga kurang mampu.
Wattimena menegaskan, pengelolaan oleh PDAM diharapkan dapat menghindarkan konflik antarwarga yang kerap terjadi akibat pengelolaan swadaya. Terkait wilayah perbukitan dan pegunungan yang belum terjangkau air bersih, Pemkot Ambon mengakui tantangan utama terletak pada ketersediaan sumber air dan biaya distribusi.
Meski demikian, pemerintah berkomitmen melanjutkan perluasan jaringan, termasuk ke wilayah Benteng dan kawasan lainnya, serta membuka peluang kerja sama dengan investor.
Program air bersih mendapat apresiasi dari masyarakat. Ketua RW 007 Kampung Siwang, Joni Siahainenia, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Ambon karena warganya akhirnya menikmati air bersih setelah lebih dari 20 tahun.
Hal yang sama juga diapresiasi oleh salah satu warga lainnya dikawasan gunung nona mereka berharap akses air bersih harus terus didapat oleh warga karena merupakan kebutuhan mendasar dan sangat fital(*”)











