PUSAKAMALUKUNEWS.COM – Ada beberapa Tugas penting yang diharapkan penjabat Walikota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si mampu diwuudkan dan diselesaikan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Direktur PDAM Kota Ambon, Rulien Purmiasa.
Salah satunya yakni terkait pelayanan air bersih bagi warga Kota Ambon, dimana tingkat Kebocoran air bersih kini mencapai 60 persen diberbagai titik, dan tidak ada perbaikan. “Hal ini patut dipertanyakan karena kebocoran 60 persen dari hasil audit BPK dan BPKP sangat luar biasa,” ujar Wattimena
Oleh karena itu, kata Wattimena, hal seperti ini harus diperbaiki dan juga pelayanan public terhadap masyarakat. Agar kedepanya PDAM tidak lagi menjadi masalah bagi masyarakat.
Menanggapi harapan Penjabat Walikota tersebut, PLT Direktur PDAM, Rulien Purmiasa usai dilantik mengatakan, tingkat kebocoran air sampai 60 persen, menjadi prioritas untuk ditangani. Sebab angka tersebut sudah diatas batas toleransi 20 persen bagi PDAM yang dikatakan baik atau sehat.
“Akurasi pemeriksaan meter jadi concern, juga manajemen piutang karena banyak yang belum tertagih di pelanggan,” tambahnya.
Dirinya menjelaskan, semua bentuk perbaikan teknis dan manejerial PDAM dipandu dengan regulasi yang mencakup 3 tujuan BUMD, yakni memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah, memenuhi hajat hidup orang banyak, serta memperoleh laba.
“Menuju tujuan tersebut ada 4 pilar aspek yang harus dibedah, yakni aspek Layanan, SDM, operasi, dan keuangan,” kata Purmiasa yang juga menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretaris Kota.
Dirinya menandaskan, waktu yang diberikan selama 6 bulan untuk membenahi PDAM akan dimaksimalkan untuk melakukan hal – hal yang sifatnya prioritas bagi kepentingan masyarakat dan PDAM. (**)










