Ambon, PMN COM tantangan terbesar dalam menghadapi peluang kerja oleh generasi muda adalah masih rendahnya. kemampuan memengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan beriwirausaha
belumdanya kemampuan generasi muda untuk mengarahkan, memotivasi, dan mempengaruhi seseorang guna mencapai peluang bisnis dan dunia kerja menjadi latar belakang anak anak muda atau .generasi muda belum memperoleh pekerjaan sehinggah mereka generasi muda menjadi malu dan minder
oleh sebab perlu perubahan pola pikir mindset generasi muda .agar tidak hanya sebagai pencari kerja namun lebih dari itu sebagai pencipta lapangan kerja
Hal itu disampaikan Presiden OIC Indonesia sekaligus Presiden BRICS Youth Forum Indonesia, Syafii Efendi,kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam Seminar Leadership and Entrepreneurship yang digelar pada Minggu (8/2/2026) di Continental MCM Ballroom, Ambon.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Ambon.
Menurut Syafii, tantangan ekonomi nasional yang semakin kompleks menuntut lahirnya generasi muda dengan pola pikir baru—lebih berani mengambil risiko, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Ia menyoroti masih rendahnya kesejahteraan sebagian tenaga pendidik, termasuk guru honorer, sebagai bukti bahwa orientasi semata menjadi PNS atau pegawai tidak lagi cukup menjamin masa depan.
Dalam materinya, Syafii menekankan bahwa perubahan besar harus dimulai dari cara berpikir. Anak muda didorong untuk berani bermimpi besar, mengambil risiko, memimpin diri sendiri, dan aktif menjemput peluang.
Ia juga mengingatkan bahwa ijazah saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Generasi muda harus membangun jaringan, relasi, serta kemampuan networking yang luas.
Melalui seminar ini, Syafii berharap akan lahir pemimpin-pemimpin muda, wirausahawan baru, serta pionir bisnis dari Ambon yang mampu menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
dalam seminar ini generasi muda dibekali oleh ketrampilan dan kiat kiat khusus dari pemateri dan nara sumber yang hadir(**)










