PMN -Wakil walikota Ambon Ely Toisutta yang ditemui wartawan dikantor gubernur Maluku usai menghadiri sosialisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Rabu (11/3/2026) mengatakan :”sebanyak 4 negeri dan desa dikota Ambon ditetapkan sebagai lokasi pengembangan kawasan kampung nelayan potensial. ke 4 Negeri tersebut, yaitu negeri Rutong ,Negeri laha ,latuhalat dan Dusun sery
Toisutta menyebutkan dari ke 4 negeri yang ditetapkan sebagai model kampung nelayan potensial telah memenuhi syarat syarat sebagaimana ditetapkan oleh Dirjend perikanan kementrian kelautan dan perikanan.
“Dari 4 wilayah negeri tersebut telah dilakukan survei dan pemetaan lokasi terkait dengan keabsaan lokasi dan keabsahaan tanah setelah dilakukan surevei oleh Dirjend Kementrian kelautan perikanan dan menyatakan telah clear dan bebas dari masalah hukum, sehinggah dinyatakan layak untuk dijadikan kampung nelayan dengan memilki sumberdaya perikanan yang potensial selanjutnya akan dproses syarat administrasi.
Pemerintah kota Ambon ,melalui wakil
walikota ibu ely Toisuuta sangat berharap, adanya dukungan dari masyarakat kota Ambon terkait pembangunan infrastruktur pendukung kampung nelayan yang ada di 4 negri tersebut
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku turut dihadiri Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Letjend Lotharia Latief , Gubernur Maluku Hendrik lewrissa, Wakil Gubernur H Abdulah vanath , Bupati Maluku Tengah Zulkarnaen Awat Amir, Bupati Seram Bagian Barat Ir Asri Arman ST , Bupati Kepulauan Tanimbar,Ricky Jauwerisaa , unsur Forkopimda Provinsi Maluku, serta pimpinan OPD dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat untuk memperkuat pengembangan kawasan pesisir, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi maritim berbasis potensi lokal.
Wakil walikota Ambon Ibu Ely sangat mendukung dan menyambut baik pelaksanaan program kampung Nelayan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada KKP atas perhatian terhadap pengembangan wilayah pesisiir kota ambon dijadikan sebagai potensi luar biasa dibidang perikanan dan kelautan
Oleh Sebab Toisuta juga berharap “pemerintah pusat bisa mendukung dengan penambahan anggaran terhadap pembangunan infrastruktur pendukung seperti pembangunan Colstore tempat penampung ikan hasil tangkapan nelayan.” tutup Toisutta mengakhiri wawancara (Emon)










