Ambon,PMN COM 12 Juni 2026 -Sekolah Dasar (SD) N 2 Ambon dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen Rehoboth Tahun Ajaran 2025/2026 melakukan purna wiyata atau pelepasan bagi para lulusan.
kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Jumat (12/6).turut
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas proses pendidikan yang telah dijalani sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, yang turut menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh lulusan.
Acara ini juga dihadiri unsur pimpinan Sinode GPM, Rektor UKIM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Dr. Jacob Bernadus Sitanala, jajaran pengurus yayasan, pengawas pendidikan, majelis jemaat, komite sekolah, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ely Toisutta mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan sehingga kegiatan purnawiyata dapat berlangsung dengan baik dan penuh sukacita.
Ia membuka pidatonya melalui sebuah pantun yang menggambarkan makna purnawiyata sebagai fase penting dalam perjalanan pendidikan peserta didik.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa purnawiyata tidak semata-mata dimaknai sebagai seremoni perpisahan, melainkan menjadi simbol berakhirnya satu tahapan pendidikan dan awal dari perjalanan menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan gerbang menuju tantangan dan kesempatan yang lebih besar. Momentum ini menjadi penanda bahwa setiap peserta didik harus terus bertumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi dirinya,” ujar Ely.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Sekolah Kristen Rehoboth dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Ambon.
Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis iman memiliki peran strategis, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas akademik peserta didik, tetapi juga dalam membentuk karakter, integritas, disiplin, tanggung jawab, serta nilai moral dan spiritual yang kuat.
Ely menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan bangsa. Oleh sebab itu, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, melainkan juga dari pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Keberhasilan tidak hanya tercermin dari nilai akademik, tetapi juga dari kepribadian yang utuh, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Kepada para lulusan, Ely berpesan agar terus belajar dengan tekun, menjaga integritas, serta menjadikan nilai-nilai yang telah ditanamkan keluarga, gereja, dan sekolah sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, ia menyampaikan penghargaan kepada orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak-anak, serta kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah menjalankan tugas mendidik dengan penuh dedikasi.
“Peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, pengabdian dalam dunia pendidikan merupakan tugas mulia yang memberi dampak besar bagi masa depan masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ely juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk implementasi program prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, pendidikan berkualitas menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu berkontribusi sebagai agen perubahan dalam pembangunan kota.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Ambon menjadi kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Purnawiyata gabungan SD dan SMP Kristen Rehoboth Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung dalam suasana penuh sukacita(**)










