PMN COM Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon meresmikan Dapur Sehat “BESTI” sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada Warga Binaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa makanan yang sehat, higienis, aman, dan sesuai standar. Senin (10/8),
Dapur Sehat “BESTI” yang merupakan singkatan dari Bersih, Efisien, Sehat, Tertib, dan Inovatif, hadir melalui proses renovasi dan pembenahan dari dapur lama menjadi fasilitas yang lebih representatif.
Pembenahan tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, kenyamanan, serta efektivitas dalam proses pengolahan dan penyediaan makanan bagi WBP.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, didampingi Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon beserta jajaran.
Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon menyampaikan bahwa keberadaan Dapur Sehat “BESTI” merupakan bagian dari upaya Rutan Ambon menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak WBP.
“Penyelenggaraan makanan merupakan bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar WBP. Karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan seluruh prosesnya berjalan dengan memperhatikan aspek kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kualitas,” ujarnya.
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa penguatan tata kelola penyelenggaraan makanan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan Pemasyarakatan.
“Dapur Sehat BESTI ini adalah simbol perubahan mendasar dalam pelayanan kita.
Saya berharap seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada, melainkan menjadikannya motivasi untuk terus berinovasi dan menjaga integritas.
Kita harus memastikan pelayanan pemasyarakatan di Maluku semakin profesional, berintegritas, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat serta Warga Binaan,” ujar Ricky.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga, merawat, dan mengoptimalkan fasilitas yang telah dibangun agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan.

Jajaran diminta memastikan penyelenggaraan makanan senantiasa memperhatikan kebersihan, kesehatan, keamanan pangan, kualitas bahan makanan, serta pengawasan pada setiap tahapan, mulai dari penerimaan bahan, penyimpanan, pengolahan hingga pendistribusian.
Denny, salah satu Warga Binaan yang dipercaya sebagai Kepala Dapur, mengungkapkan bahwa fasilitas yang lebih baik membuat proses pengolahan dan penyediaan makanan menjadi lebih tertata.
“Dengan adanya Dapur Sehat BESTI, kami berusaha menjaga kebersihan dan ketertiban dalam setiap proses pengolahan makanan.
Kami juga merasa diberikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk memastikan makanan yang disiapkan dapat disajikan dengan baik bagi seluruh warga binaan,” ujar Denny.
Selain peresmian Dapur Sehat “BESTI”, Kakanwil Ditjenpas Maluku juga meninjau Bengkel Kerja dan Perpustakaan Rutan Ambon. Dalam kunjungan tersebut,
ia melihat langsung kegiatan pembinaan kemandirian WBP, termasuk proses pembuatan kursi sofa sebagai bagian dari pengembangan keterampilan dan produktivitas warga binaan.
Peresmian Dapur Sehat “BESTI” menjadi langkah nyata Rutan Kelas IIA Ambon dalam melakukan transformasi pelayanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berintegritas,
sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Adaptif, demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.(**)










