PMN COM -Indeks literasi adalah tingkat pemahaman masyarakat atas produk jasa keuangan. sedangkan indeks inklusi keuangan adalah tingkat pembahaman masyarakat atas produk jasa keuangan
sedangkan indeks inklusi keuangan adalah tingkat penggunaan produk keuangan dari masyarakat .
Hal ini disampaikan oleh Kepala Otoritas jasa keuangan Provinsi Maluku Haramain Billady saat hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ojk Maluku Bastory bersama insan media massa cetak eloktronik dan online yang berlangsung rabu 12/8/2026 dikantor otoritas kasa keuangan provinsi Maluku jalan RA Kartini karang panjang ambon
Menurut Billady literasi itu menggambarakan bahwa masyarakat sudah paham atau belum mengenai produk produk jasa keuangan .
inklusi itu Bapak ibu sudah paham tidak penggunaan jenis jenis produk keungan
dikatakan kita bekerjasama dengan badan pusat statistik untuk mengukur tingkat literasi keuangan dan jenis jenis produk keuangan di tahun 2025 angkah literasi keuangan secara nasional berada diangakh 66.persen sedangkan indeks inklusinya 92 persen ujar kepala ojk Maluku
Billady menambahkan asumsinya dari 100 orang yang menggunakan produk jasa keuangan 92 persen sudah mwnggunakan namun baru 66 persen yang paham jelas Billady
Pada tahun 2026 ojk bekerjasama dengan BPS dan lembaga penjamin jasa simpanan kita lebih luas lagi mengedukasi masyarakat tentang pemahan iklusi keuangan dan literasi keuangan

Di tahun 2026 indeks literasi keuangan tumbuh positif dari 66 menjadi 69 persen indeks inklusi keuangan meningkat dari 92 persen menjadi 97 persen secara nasional
untuk provinsi maluku sesuai data indeks literasi keuangan provinsi Maluku baru 63 persen sedangkan indeks inklusi keuangan baru 87 persen
ia menilai angkah tersebut menjadi tolak ukur ojk untuk bejerja lebih maksimal lagi mengenjot sektor sektor mana dalam upaya meningkatkan iideks literasi dan iklusi keuqngan karena maluku dikenal dengan provinsi kepulauan yang perlu dijangkau semuanya
Bilady memberikan apresiasi kepada media massa yang sudah hadir memenuhi undangan lembaga OJK provinsi Maluku.
dirinya menjelaskan keterlibatan media sangat vital dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Maluku.
Melalui edukasi yang berkelanjutan masyarakat diharapkan makin bijak dan cermat dalam memilih produk serta layanan jasa keuangan yang aman.(Mon)










