WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2026-10-08 at 08.28.40

PDI Perjuangan Kota Ambon Canangkan Gerakan KTAnisasi 2026, Bidik 3.000 Anggota Baru

PMN.com — Penguatan basis organisasi menjadi salah satu agenda penting PDI Perjuangan dalam memperkokoh struktur partai hingga tingkat akar rumput. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PDI Perjuangan masa bakti 2025–2030, partai menempatkan pengorganisasian rakyat serta rekrutmen, pendidikan dan kaderisasi sebagai bagian dari fungsi organisasi. Ketentuan tersebut juga menegaskan pentingnya keanggotaan dan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai bagian dari administrasi organisasi partai.

Dalam ketentuan organisasi tersebut, anggota partai yang telah ditetapkan mendapatkan KTA, sementara jajaran Pengurus Anak Ranting, Ranting, PAC dan DPC memiliki kewajiban menghimpun, memverifikasi dan mendata keanggotaan di wilayah masing-masing. Data keanggotaan selanjutnya dilaporkan kepada DPP untuk disimpan dan diarsipkan.

Semangat penguatan identitas dan basis keanggotaan itulah yang kini diterjemahkan DPC PDI Perjuangan Kota Ambon melalui pencanangan Gerakan KTAnisasi 2026. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat DPP yang diperluas bersama DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Indonesia, yang kemudian dibahas dan ditindaklanjuti melalui rapat DPC diperluas di Kota Ambon.

Rapat DPC PDI Perjuangan Kota Ambon yang dipimpim langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu, S.Pi., M.Si itu, digelar pada 7 Oktober 2026 di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Ambon tersebut dihadiri 14 pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon, seluruh pengurus PAC se-Kota Ambon sebanyak 36 orang, serta Ketua dan Sekretaris Ranting se-Kota Ambon sebanyak 89 orang.

Dari rapat tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon menetapkan pencanangan Gerakan KTA-nisasi 2026, dengan target merekrut sekitar 2.500 hingga 3.000 anggota baru PDI Perjuangan di wilayah Kota Ambon. Program ini akan dikendalikan oleh Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Rudolp Pattiasina.

Pattiasina mengatakan, KTAnisasi tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar angka keanggotaan, tetapi juga memberikan kepastian administrasi dan identitas kepada warga yang secara sukarela memilih menjadi bagian dari PDI Perjuangan.

“KTAnisasi ini diharapkan memberikan legalitas kepada anggota PDI Perjuangan melalui KTA sebagai identitas anggota yang sah. Setiap anggota wajib mengisi formulir pendaftaran sebagai bukti pernyataan kesediaan menjadi anggota. Keanggotaan itu harus lahir tanpa paksaan, tetapi atas dasar sukarela dan ketulusan untuk menjadi anggota partai,” kata Pattiasina.

Menurutnya, mekanisme tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penataan organisasi dan pendataan anggota secara lebih terukur. Dengan kepemilikan KTA, keberadaan seseorang sebagai anggota partai dapat memiliki identitas serta administrasi yang jelas sesuai mekanisme organisasi.

Untuk mengejar target tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon membagi tanggung jawab rekrutmen ke berbagai tingkatan struktur partai. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon dan Provinsi Maluku ditargetkan merekrut 100 orang, sementara pengurus DPC mendapat target 30 orang.

Selanjutnya, masing-masing pengurus PAC ditargetkan merekrut 10 orang, sedangkan jajaran pengurus Ranting mendapat target 53 orang. Selain pembagian target tersebut, pengurus juga diarahkan merekrut masing-masing lima orang, sementara 320 Pengurus Anak Ranting ditargetkan merekrut masing-masing tiga anggota baru.

Dengan pola tersebut, mesin organisasi partai diharapkan bergerak secara berjenjang dari tingkat DPC hingga struktur paling bawah. Strategi ini sekaligus memperlihatkan bahwa KTAnisasi tidak hanya menjadi pekerjaan pengurus di tingkat kota, tetapi menjadi gerakan organisasi yang melibatkan struktur partai di seluruh wilayah Kota Ambon.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, menegaskan bahwa konsolidasi tersebut memiliki arti strategis dalam memperkuat basis anggota partai di lima kecamatan di Kota Ambon.

“Tujuan konsolidasi dan pengidentitasan ini adalah dalam rangka memperkuat basis anggota PDI Perjuangan di lima kecamatan, khususnya di Kota Ambon. Harapan kami, semua anggota PDI Perjuangan memiliki legalitas melalui Kartu Tanda Anggota,” ujar Upulatu Nikijuluw.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon ini mengatakan, target 2.500 sampai 3.000 anggota baru tersebut diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu yang telah ditetapkan organisasi. Menurutnya, batas pelaksanaan program KTAnisasi tersebut diarahkan sampai awal Desember 2026.

“Semoga semua target ini bisa tercapai di tahun 2026 ini. Batasnya sampai awal bulan Desember, dengan target kurang lebih 2.500 sampai 3.000 anggota baru,” Sebut Upulatu yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kota Ambon ini.

Selain menggerakkan seluruh struktur partai, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang secara sukarela ingin bergabung untuk melakukan pendaftaran secara langsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Jalan Mahasin Nomor 47, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Langkah tersebut menempatkan KTAnisasi bukan hanya sebagai agenda internal struktur, tetapi juga sebagai pintu terbuka bagi masyarakat yang memiliki keinginan untuk menjadi anggota PDI Perjuangan secara resmi.

Dari perspektif organisasi, penguatan administrasi anggota juga menjadi bagian penting dalam membangun struktur partai yang lebih terdata. Dalam dokumen organisasi PDI Perjuangan 2025–2030, sistem partai memang menempatkan kaderisasi di bawah pengawasan dan pengendalian DPP, sementara pendidikan politik diarahkan untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban anggota serta memperkuat partisipasi politik rakyat.

“Karena itu, Gerakan KTAnisasi 2026 di Kota Ambon bukan hanya berbicara tentang penambahan jumlah anggota, tetapi juga bagaimana struktur partai memastikan setiap anggota yang bergabung tercatat, memiliki identitas keanggotaan dan terhubung dengan organisasi secara berjenjang,” tutup Upulatu, Politisi Banteng yang sudah tiga periode menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Ambon ini.

Dengan target 2.500–3.000 anggota baru hingga awal Desember 2026, tantangan berikutnya berada pada kemampuan seluruh jajaran DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting untuk menggerakkan mesin organisasi secara konsisten. Bagi PDI Perjuangan Kota Ambon, pencapaian target tersebut sekaligus akan menjadi ukuran sejauh mana konsolidasi organisasi mampu diterjemahkan menjadi penguatan basis politik di lima kecamatan Kota Ambon. (***)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022