MC GPM -Ambon, 28 Maret 2026 – Gereja Protestan Maluku (GPM) kembali merayakan momentum iman yang penuh sukacita melalui peneguhan 14.810 anggota Sidi baru yang tersebar di seluruh wilayah pelayanan GPM di Maluku dan Maluku Utara (29/03/26).
Mereka adalah hasil dari proses pembinaan katekisasi yang berlangsung selama kurang lebih setahun di jemaat masing-masing, sebagai bagian dari perjalanan menuju kedewasaan iman dalam persekutuan gereja.
Pembinaan katekisasi adalah proses pendidikan dan pembentukan iman Kristen yang diberikan oleh gereja kepada anggota jemaat (khususnya calon Sidi), agar mereka memahami, menghayati, dan hidup berdasarkan ajaran iman Kristen dalam konteks Gereja Protestan Maluku (GPM).
Dalam konteks GPM, pembinaan katekisasi bukan hanya sekadar “belajar kekristenan”, tetapi merupakan proses pendewasaan iman merupakan wujud Pendidikan Formal Gereja (PFG) yang berlangsung secara terarah dan berkesinambungan
Peneguhan anggota Sidi menjadi tonggak penting dalam kehidupan bergereja. Para anggota Sidi yang diteguhkan kini mengambil bagian secara penuh dalam kehidupan jemaat, serta dipanggil untuk bertanggung jawab dalam pelayanan, kesaksian, dan persekutuan di tengah masyarakat.
Proses katekisasi yang dijalani berlangsung secara terarah dan berkesinambungan, mencakup pemahaman Alkitab, pembinaan ajaran GPM, serta pembentukan karakter dan spiritualitas. Hal ini menjadi dasar bagi lahirnya generasi gereja yang tidak hanya bertumbuh secara jumlah, tetapi juga semakin matang dalam kualitas iman.
Sebaran anggota Sidi yang diteguhkan memperlihatkan pertumbuhan iman yang merata di seluruh klasis. Di wilayah P.P. Babar tercatat 201 orang, Lemola 599 orang, Kota Ambon 928 orang, Bursel 317 orang, serta P.P. Bacan 239 orang. Di Luang Sermata terdapat 160 orang, Pulau Ambon 1.367 orang, Taniwel 396 orang, serta Kei Kecil dan Kota Tual 572 orang.
Selanjutnya, Telutih mencatat 212 orang, Sertim 48 orang, Babar Timur 211 orang, Seram Utara Barat 105 orang, dan Seram Barat 381 orang. Dari wilayah P.P. Banda terdapat 21 orang, Pulau Ambon Utara 765 orang, Arsel 256 orang, serta Buru Utara 221 orang.
Di wilayah Kisar terdapat 360 orang, P.P. Aru 648 orang, Ternate 43 orang, Obi 305 orang, serta Tanimbar Selatan 819 orang. Sementara itu, P.P. Lease mencatat 795 orang, Seram Utara 273 orang, Damer 94 orang, serta Tanimbar Utara 673 orang.
Selanjutnya, Kairatu mencatat 708 orang, Kei Besar 176 orang, Sula-Taliabu 125 orang, Klasis Wetar 278 orang, serta Klasis Aru Tengah 376 orang. Di wilayah Klasis Pulau Ambon Timur terdapat 1.276 orang, dan Klasis Masohi mencatat 862 orang.
Keseluruhan data ini menegaskan bahwa pembinaan iman di GPM terus berlangsung secara menyeluruh dan berkesinambungan di setiap klasis, mencerminkan kesatuan pelayanan dalam tubuh Kristus di berbagai wilayah pelayanan.
Majelis Pekerja Harian Sinode GPM bersama seluruh pelayan dan umat menyampaikan selamat kepada 14.810 anggota Sidi GPM yang diteguhkan, seraya mengajak seluruh jemaat untuk terus mendampingi mereka dalam perjalanan iman yang berkelanjutan.
Sebagaimana firman Tuhan dalam 1 Korintus 3:6, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” Peneguhan ini menjadi kesaksian bahwa setiap proses pembinaan iman yang dilakukan gereja senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan.
Dengan semangat persekutuan yang kokoh, GPM terus melangkah sebagai gereja yang hidup, melayani, dan menjadi terang di tengah dunia.
Mari Menabur Benih Firman Tuhan untuk melayani sesama(**)










