WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20250726-WA0060

Gubernur Kunjungan kerja Ke Saumlaki Pastikan Korepasi Desa Merah Putih Beroperasi Dengan Baik

PMN Com Ilngei, Saumlaki – Usai menjalani agenda penting di Jakarta, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, langsung bertolak menuju Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), menandai kunjungan kerja perdana sejak dirinya dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Kunjungan ini menjadi awal dari gerak nyata Gubernur dalam membangun konektivitas dan memperkuat pemberdayaan masyarakat di daerah paling selatan Provinsi Maluku.

Sabtu (26/7/2025), Gubernur didampinggi Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Roberth M. S. Tomasoa; Kepala Biro Pemerintah Setda Maluku, Boy Kaya; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Melkias Lohy; dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku, Fibra Breemer disambut hangat oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, Juliana Ch. Ratuanak; Penjabat Sekda, Brampi Morriolkosu, Ketua DPRD KKT Richie Anggito, Anggota DPRD Yan Sairdekut, bersama jajaran pimpinan daerah KKT. Tak menunggu lama, rombongan langsung bergerak ke Desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, untuk meninjau langsung operasional Koperasi Desa Merah Putih Ilngei, sebuah koperasi yang kini menjadi sorotan nasional karena kelengkapannya yang luar biasa.

Koperasi ini dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-00380286.AH.01.29 Tahun 2025, dan ditetapkan sebagai salah satu koperasi mock-up (percontohan) dalam program nasional Koperasi Merah Putih, yang diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Di Provinsi Maluku sendiri, program ini telah melahirkan 1.235 koperasi desa dan kelurahan yang semuanya telah berbadan hukum.

Namun bagi Gubernur, Koperasi Merah Putih Ilngei bukan sekadar formalitas. Disela-sela tinjauan, ia mengaku kagum dan bangga terhadap komitmen serta kemandirian koperasi ini yang memiliki fasilitas lengkap seperti gudang logistik, rumah produksi, klinik kesehatan, apotik, kios sembako, dan pangkalan pengisian BBM, semuanya dibangun dalam satu area terpadu.

“Beta kagum sekali. Dari Bandara langsung ke sini, dan jujur ini pertama kali saya menyaksikan koperasi Merah Putih di Maluku yang sekomplit ini,” ucap Gubernur dengan antusias. “Ada klinik, minimarket, gudang, bahkan BBM center, dan mereka sudah rencanakan bangun kolstore (cold storage). Luar biasa!”

Lebih jauh, Gubernur mengapresiasi kerja kolaboratif antara Pemerintah Daerah KKT, pengurus koperasi, serta masyarakat Desa Ilngei yang telah membuktikan bahwa koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga pusat pelayanan masyarakat dan pemberdayaan desa secara menyeluruh.

Orang nomor satu di bumi para raja-raja ini juga menyampaikan bahwa Ilngei dapat menjadi role model bagi koperasi-koperasi lainnya di Maluku, bahkan di Indonesia. Ia berharap agar semangat ini menular ke seluruh desa dan kelurahan yang tergabung dalam program Koperasi Merah Putih.

Keberhasilan koperasi ini tak lepas dari kesiapan infrastruktur desa, seperti akses listrik, air bersih, serta sumber daya manusia yang cukup andal. Hal ini juga diakui oleh Kepala Dinas Koperasi KKT, Rosias Kalbamay. Ia menjelaskan, Ilngei dipilih menjadi koperasi percontohan karena dianggap paling siap, baik dari aspek fisik maupun manajerial, untuk mendukung kegiatan ekonomi terpadu.

Rosias juga menyinggung potensi pengembangan ekonomi desa melalui jejaring antar koperasi. Ia mengungkapkan, beberapa desa penghasil ikan, rumput laut, dan hasil laut lainnya akan bersinergi dengan Koperasi Ilngei, terutama karena keterbatasan infrastruktur di daerah-daerah tersebut seperti listrik dan pendingin. Nantinya hasil tangkapan dari desa-desa lain akan dikumpulkan dan didistribusikan melalui kolstore yang akan dibangun Ilngei untuk kemudian dibawa keluar Maluku lewat jalur tol laut

“Kami berharap koperasi ini akan menjadi pusat pengumpul hasil laut. Kita juga dorong agar diberikan fasilitas khusus, seperti kontainer tol laut, agar distribusi logistik menjadi efisien. Dari hasil laut, kembali dengan sembako, semuanya lewat koperasi,” jelas Rosias.

Kunjungan Gubernur ke Saumlaki tak hanya berhenti pada sektor koperasi. Ia juga dijadwalkan bertemu Forkopimda dan jajaran ASN KKT untuk menyampaikan sejumlah arahan penting terkait pembangunan daerah, serta menghadiri ibadah Minggu sekaligus meresmikan Gedung Gereja GPM Jemaat Watidal.

“Saya senang dan bersyukur bisa berada di Saumlaki. Ini kunjungan perdana saya sebagai Gubernur, dan saya merasa optimis dengan masa depan Kepulauan Tanimbar,” pungkas Hendrik.

Kunjungan ini menjanjikan bagi gerak pembangunan berbasis desa dan partisipasi rakyat di Maluku. Koperasi Merah Putih Ilngei telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, sinergi, dan visi yang jelas, desa bisa menjadi pusat perubahan dan harapan. (**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022