WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260115-WA0017

OJK Gelar Edukasi Traning Of Trainers Media Massa Penggerak Duta Literisasi Keuangan Indonesia Bagi Media Massa Di Ambon

PMN COM -OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) untuk Media Massa sebagai bagian dari program “OJK PEDULI” untuk menjadikan jurnalis dan praktisi media sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia,

Tujuan ToT Media Massa:
Membangun Sinergi: Memperkuat kolaborasi antara OJK dan media massa.
Menciptakan Duta Literasi: Melatih jurnalis agar mampu menjadi agen edukasi keuangan di tengah masyarakat.
Meningkatkan Literasi Keuangan:

Kegiatan ini melibatkan diskusi dan pelatihan intensif, di mana peserta akan dibekali materi seputar literasi keuangan yang relevan dengan konteks industri jasa keuangan.

Nara sumber dalam kegiatan Tot berasal dari pemateri  perbankan pihak BRI Dan Pihak pegadaian cabang ambon

Hasil yang Diharapkan: Media massa menjadi garda terdepan dalam menyebarkan edukasi keuangan.
Masyarakat menjadi lebih cerdas secara finansial dan mampu mengelola keuangan dengan lebih baik,

Kepala OJK  provinsi Maluku M Andi Yusuf dalam sambutan saat membuka kegiatan Edukasi Dan Training of Trainer s Media masa penggerak Duta literisasi Keuangan Indonesia menegaskan

kegiatan ini bertujuan mendiskusikan peran media ikut dalam edukasi sosialisasi kepada masyarakat yang ada didaerah daerah hinggah ke daerah kepulauan daerah tertinggal terdepan

Andi yusuf megatakan untuk meningkatkan literisasi keuangan bukan hanya didaerah perkotaan namun sampai kedaerah daerah kecamatan disini perlu peran media massa untuk mengedukasi kepada masyarakat .

Dengan peserta 25 orang media massa untuk mengandeng
Indeks literisasi keuangan  masih terus dapat  di perjuangkan

Andi Yusuf mengakui Literisasi keuangan masih 50 persen sedangkan inkulsi keuangan masih 80 persen
Angkah ini secara nasional namun bagaimana dengan daerah- daerah kepulauan 3 T seperti MBD dan SBT ujar Andi .

Karena kehadiran lembaga jasa keuangan jaringan kantor kecamatan hanya 30 persen sehinggah mengalami investasi ilegal .Andi yusuf berharap peran media bisa mengedukasi kemasyarakat tentang literisasai keuangan (**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022