WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260518-WA0042

OJK AJAK GENERASI MUDA KRITIS DAN BIJAK PAHAMI ASET KRIPTO

PMN COM Ambon, 4 Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya generasi muda agar semakin memahami risiko dalam berinvestasi di aset digital dan kripto secara aman, rasional, dan bertanggung jawab. Investasi masyarakat di aset digital dan kripto juga diharapkan berkontribusi dalam ekosistem keuangan digital yang sehat, stabil, dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso, dalam sambutannya pada kuliah umum kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) yang digelar di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon, Senin.

“Perkembangan aset kripto yang sangat cepat harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai, karena masih banyak masyarakat yang terjebak investasi ilegal, penipuan digital, maupun kehilangan aset akibat rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital,” tegas Adi.

Menurut Adi, pesatnya perkembangan sektor keuangan digital saat ini juga disertai dengan risiko yang tinggi, antara lain fluktuasi harga yang ekstrem, risiko keamanan digital, regulasi pemerintah, potensi penipuan, dan faktor psikologis.

Ia menambahkan, dengan karakteristik aset kripto yang high risk high return dan
volatilitas yang tinggi, masyarakat dituntut untuk dapat mengambil keputusan investasi yang tidak hanya didasarkan pada tren atau potensi keuntungan semata, namun juga diperlukan pemahaman fundamental yang baik terhadap risiko aset kripto dan mekanisme kerjanya sebelum berinvestasi.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa perkembangan aset kripto di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna, nilai transaksi, maupun jumlah aset yang diperdagangkan.

Hingga Februari 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai lebih dari 21 juta akun pengguna, yang menunjukkan semakin luasnya adopsi aset digital di masyarakat, khususnya generasi muda.

Dari sisi transaksi, sepanjang tahun 2025 nilai transaksi perdagangan aset kripto tercatat mencapai Rp482,23 triliun.

Selain itu, Adi menyoroti peran penting mahasiswa sebagai generasi melek digital untuk menjadi agen literasi, khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai aset kripto dan digital, untuk membantu mengurangi kerugian di masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap inovasi keuangan digital.

Pemilihan Kota Ambon dalam pemeliharaan DFL yang merupakan jaringan aktivitas bulanan Crypto Literacy (BLK) yang dimaksudkan untuk menginduksi literasi keuangan digital di Indonesia Timur.

Berdasarkan pendapatan SNLK pada tahun 2022, provinsi Maluku masih memiliki sejumlah besar inklusi antara indeks inklusi keuangan 81,04 persen dengan indeks literasi keuangan 40,78 persen. Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura Fredy Leiwakabessy, dalam tanggapannya terhadap kegiatan DFL yang diselenggarakan oleh OJK.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk memahami risiko dalam menghadapi perubahan cepat di sektor keuangan digital dan cryptechnic, untuk menghindari risiko hilangnya investasi dalam instrumen keuangan digital.

“Perubahan di sektor keuangan saat ini berlangsung dengan sangat cepat, bahkan melebihi kecepatan pengembangan peraturan.

Oleh karena itu, pendidikan ke generasi muda sangat penting bahwa mereka tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat untuk memperhitungkan kecerdasan,” kata Fredy.

Kuliah umum juga menyajikan direktur Narasource Inovasi Keuangan Digital Digital Ojk Ludy Arlianto, Kepala Petugas Keuangan Indonesia Crypto Exchange (ICEX) Rizky Indraprasto, Hukum, Kepatuhan & Hubungan Pemerintah PT Cripto Max Coin Eveline Shinta, dan Kepala Pemasaran PT Multikripto Exchange Indonesia Vincent.

Kegiatan ini dipelihara dengan memikat dan diikuti oleh sekitar 400 siswa dan warga sipil akademik dari Universitas Pattimura. Juga hadir pada kegiatan ini, OJK kepala Sulawesi Selatan dan Sulawesi Muchammad Muc Konvensi,

Kepala Departemen Peraturan dan Lisensi IAKD OJK Djoko Kurnijanto, Kepala Provinsi Ojk Maluku Haramain Billady, serta ketua umum Blockchain Blockchain Robby.

Melalui pemeliharaan DFL, OJK memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia untuk lebih mengembangkan masyarakat, termasuk peradaban akademik,

untuk memanfaatkan produk dan layanan digital dengan bijak dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat pintar secara digital, aman secara digital, dan matang Mengurai investasi pada instrumen keuangan berisiko tinggi. (**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022