PMN.COM Ambon –Perpanjangan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah terbukti tahun ini dalam membantu peserta JKN. Hal ini juga dirasakan oleh Welfia Predicted Precike G. lawalata (30), seorang ibu rumah tangga. “Sejak masa kanak-kanak saya telah menjadi peserta program JKN.
Pada waktu itu saya menjadi tertanggung dari orang tua saya. Program JKN sangat membantu dari masa lalu,” kata Welfia.
Welfia menyampaikan bahwa ia telah memanfaatkan program JKN, di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan fasilititas referensi referensi asing. Itu terdaftar di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) Edwin Liem.
“Layanan kesehatan di dokter Edwin Liem sangat baik dan memuaskan. Tidak pernah dibedakan dalam memberikan layanan bagi pasien dan pasien umum JKN,” kata Welfia. Welfia menceritakan, ia juga menggunakan kartu JKN saat melahirkan putranya.
Dalam keadaan darurat, Welfia datang ke IGD dan memperoleh penanganan Sigap dan ramah dari perawatan kesehatan. “Saya melahirkan Rumah Sakit Umum Dr. Haulus Ambon. Layanannya baik, bidannya ramah, perawatnya juga Sigap.
Jika orang mengatakan, pasien JKN adalah layanan yang akan dibedakan dengan pasien umum, tetapi saya merasa di RSUD Haulusy Ambon, Tidak ada yang seperti itu. Semua pasien disajikan dengan ramah dan baik. Berkat kesehatan BPJS dan pemerintah yang telah menghadirkan program yang baik ini,” katanya.
Tidak hanya itu, ia juga menceritakan pengalamannya menggunakan aplikasi seluler JKN. “Di masa lalu sebelum memanfaatkan aplikasi JKN seluler, Antre di rumah sakit sudah tua.
Sekarang sejak mengenakan ponsel JKN, saya bisa menjadi waktu waktu, dapat memeriksa dari rumah, dan memantau jumlah angka antrean dari HP,” katanya. Selain itu, juga memanfaatkan fitur lain di aplikasi JKN seluler. Welfia mengklaim puas dengan aplikasi seluler JKN saat ini. Apalagi fesuus aplikasi ini sangat lengkap.
Selain pendaftaran layanan Antrean Online, Administrasi Layanan JKN juga dapat dilakukan melalui aplikasi ini, seperti periode akses, perubahan data yang berpartisipasi seperti perubahan fasilitas kesehatan, riwayat layanan, dan fitur fisik informasi dokter.
“Dengan menyajikan aplikasi JKN seluler, semuanya dapat diakses dalam satu pegangan,” kata Welfia.
Pada berbagai kesempatan, Kepala BPJS Health Ambon Branch, Harbu A. Hakim mengatakan pemanfaatan aplikasi JKN seluler menjadi bagian dari komitmen kesehatan BPJS dalam menghadirkan jasa peserta JKN.
“Kami berharap aplikasi seluler JKN terlambat, peserta dapat memanfaatkan Antrean online dari mana saja sebelum datang ke fasilitas kesehatan. Selain antrean online, ada fitur lain dari info lokasi FASKES, skrining riwayat kesehatan, ke layanan telekcultasi. Semoga fitur-fiturnya dapat menyederhanakan peserta JKN.” Kata Harbu.(**)










