PMN COM -Dinas perpustakaan dan kearsipan kota ambon melaksanakan lomba bertutut tingkat SD dan Mi se kota ambon tahun 2026
lomba yang mengusung Tema melalui Bertutur kita tingkatkan minat baca dan kecintaan terhadapa budaya Bangsa
kegiatan ini dibuka oleh wakil walikota ambon ibu Ely Toisutta yang berlangsung 20 /7/2026 dihotel kamari ambon.
lomba ini memperbutkan trofi piala bergilir serta uang tunai RP 18 juta Rupiah bagi 6 peringkat terbaik
kegiatan yang dibuka oleh wakil walikota ambon ini mendapat apresiasi
PLt kepla dinas perpustaakaan dan kearsipan daerah kota ambon korneles moniharapon dalam laporannya menegaskan lomba berutur ini
bertujuan dan meningkatkan minat baca dikalangan ank anak SD dan MI
keahlian Bertutur berasal dari jalur formal dan non formal hal ini sejakan dengan uu no 8 tahun 2018
dikatakan upaya ini akan terus efektif bila terus dikembangkan dilingkungan sekolah
dinas perpustakaan dan kearsipan kota ambon berperan mengembangkan kegemaran membaca
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang undang no 3 tahun 2007
maksud dan tujuan meningkatkan literasi dan pelestaraian nilai nilai budaya dan meningjtalkan karakter
mata lomba
kegiatan ini mmperebutkan piala da uang tunai 8 juta rupiah bagi 6 peserta peringkat terbaik
wakil walikota ambon Ely Toisutta dalam sambutannya turut mengucapkan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas jesempatan yang diberikan sehinggah bisa ada dalam.kesempatan
Menurut data BPS tingkat anak mwmbaca 17,0 persen serta minat menonton 96 ,persen rata rata anak menghabusjan waktu dimedia sosial cukup tinggi
“durasi orang dewasa membaca kurang dari satu jam sedangkan anaka anak lebih banyak waktu menonton dimedia sosial
Toisutta menilai anak- anak dikota ambon sekarang dalam kondisi darurat membaca .karena pengaruh Tekonolgi di mlMedia sosial.
oleh karena itu perlu dilaksankan pembelajaran mandiri ajak Toisutta
harus ada gerakan membaca buku di sekolah anak anak sekolah wajib membaca buku minimal 1 buku dalam satu minggu
“saya menghimbau seluruh satuan pendidikan dikota ambin untuk bekerjasama dengan dinas perpustaakan dan kearsipan kota ambon untuk meningtkan tingkat literasi dan minat membaca. ajak Toisutta
“Saya percaya budaya membaca dan literasi menjadi pondasi utama diera gempuran teknologi digital sekarang
anak anak yang hebat tidak lahir begitu saja .Oleh sebab itu perlu menceritakan nilai nilai budaya lokal sejak dini .ujar Toisutta
wawali juga menghimbau perlunya kecedsasan karakter dan pembinaan karakter anak sejak dini, lewat lomba budaya membaca serta pelestarian budaya bertutur dikota Ambon demikian kata Toisutta (emon)










