Ambon PMN Presiden Prabowo telah mengintrusikan keMentrian lembaga untuk melakukan Penghematan anggaran efinisesi hal ini tertuang dalam intruksi presiden No 1 tahun 2025 .dengan adanya ini Hal ini sangat berdampak pada pertumbuhan Ekonomi didaerah .Kementrian lembaga teknis turut merasakan dampak dari kebijakan ini salah satunya Balai pelaksana jalan Nasional Wilayah Maluku
Kepala Balai pelaksana Jalan Nasional muhamad Iqbal Tamher yang didampingi para pejabat teras BPJN kepla satkzr 1 Ida Bagus artamana ST Kepala Satker Wilayah II Toce Leuwol ST MT kapala Sattker Wilayah III David Samosir ST MT PPK 2’6 Elisina Malindir kepala seksi preferasi Jalan Yudit Watimury kepala su.b Bagian. Umum Tata usaha Tely capeberg Ssos , humas Cal center BPJN
Kepala BPJN Iqbal mengakui hal ini saat memberikan keterangan Pers kepada sejumlah Awak Media di aula kantor pemelihara jembatan merah putih tantui Kota Ambon
Dikatakan “Kementrian keuangan telah melakukan asesmen pengurangan dari pengurangan anggaran itu yang awalnya didapat 110 triliun diefisiensi dari pagu sebzlumnya sebzsar 81 triliun sehinggah sisa alokasi yang tersedia dari pagu tersebut hanya sebesar 29,9 trilun itu dibagi kesemua lembaga kementrian PUPR
Menindaklanjuti hal tersebut kita melakuakan rapat penyesuaian ujar Tamher dari hasil penyesuaian itu hanya untuk belanja pegawai pemelihraaan
Pagu Anggaran Yang bisa dikerjakan dalam tahun anggaran ini hanyalah pemeliharaan jalan dan jembatan karena dana kita yang tadinya PAGU sebesar 637 miliar lebih, diefisienkan menjadi 212, diturunkan lagi menjadi 127 miliar untuk belanja infrastruktur, karena itu hanya untuk Pemeliharaan seperti tambal lubang jalan bersihkan saluran
Beberapa ruas jalan yang harusnya jadi prioritas untuk tahun ini dibangun tidak bisa dilaksanakan termasuk beberapa perbaikan di Pulau Ambon seperti jalan pantai Mardika,jembatan Tawiri dan pengecatan JMP juga terancam tidak bisa di kerjakan.
Sedangkan untuk 13 jembatan dikabupaten SBT akibat bencana dilakukan perbaikan disesuaikan dengan pagu anggran yang ada
Untuk jalan jalan daerah seperti ruas jalan Ambalau Nusulaut dan saparua masuk jalan provinsi kita berupaya dorong pemeintah pusat untuk penabahan anggaran karena jalan tersebut nusalaut saparua akan dibangun dengan menggunakan Dana INPRES
Sementara itu waktu betsamaan kepala satuan kerja Wilayah I Ida Bagus Artamana menegaskan Akibat Pengematan anggaaran satuan kerja wilayah I berupaya semakmimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik
Hal ini disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada
Untuk jembatan merah putih tahun ini tidak ada pengecetan jembatan dan pemasangan rambu jalan tambahan (EMON )









