PMN COM guna memaksimalkan penataan Birokrasi yang handal bersih dari korupsi kolusi dan Nepotismse maka Badan pengembangan sumberdaya manusia kota Ambon Melaksanakan Seleksi Terbuka Untuk Jabatan Tinggi pratama Sekretaris kota Ambon untuk masa jabatan 2026-20229 dengan tujuan mempercepat birokrasi melalui metode asesmen secara objektif dan transparan agar pengembangan karier berjalan maksimal
Pelaksanaan seleksi untuk jabatan tinggi pratama ini ditujukan kepada para sekuruh pejabat karier yang memenuhi syarat dan kreteria yang sesuai dengan peraturan penerintah No 70 tahun 2020 tentang perubahan atas perqturan penerintah 11 tahun 2017 tentang menjamen pegawai negeri sipil peraturan MENPAN RI Dan Birokrasi Ri No 15 tahun 2019 tentang pengisian jabatan tinggi pratama secara terbuka dan kompettif dilingkungan instansi pemerintah dan peraturan undang undang No 15 tahun 2019
pelaksanaan seleksi ini merupakan implementasi dari 17 program peioritas walikota Ambon yaitu program prioritas ke 12 yaitu penataan Birokrasi yang handal bersih dari kolusi dan Nepotisme
4 pejabat tinggi Pratama yang mempunyai kesempatan untuk mengikuti proses seleksi yakni Aspries B Gaspersz Robert Sapullete,Steven Dominggus Dan Ricahard Luhukay
ke 4 pejabat karier ini telah melaksanakan prose pendaftran pada panitia seleksi yang telah dibentuk bedasarakan peraturan perundang undangan
untuk proses seleksi ini berlangsung selama 2 hari di Baliroom Gandaria hotel Ambon Manise senin 26/6/2026
Walikota Bodewin Wattimena dalam sambutannya menegaskan jabatan Sekda memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Sekretaris Daerah kota Ambon adalah penggerak utama roda pemerintahan dan perpanjangan tangan kepala daerah dalam pelaksanaan pembangunan serta pelayanan publik,” pungkas Wattimena
Wattimena menambahkan bahwa posisi tersebut harus diisi oleh Aparatur Sipil Negara yang kompeten, berintegritas, serta memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.
Bodewin juga memastikan seluruh tahapan seleksi akan diawasi secara ketat agar berjalan jujur, objektif, dan terbuka.
“Sebagai pejabat pembina kepegawaian, saya bersama Wakil Wali Kota akan terus mengawal proses ini untuk menghasilkan figur yang cakap, berdedikasi, dan loyal kepada daerah,” tegasnya.
Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Ambon dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pembenahan sistem birokrasi.
Meski diakui tidak mudah menemukan sosok yang tepat, seleksi terbuka ini diharapkan mampu melahirkan Sekda yang mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
siapa nanti yang berhasil lolos itulah yang ditetapkan oleh Tuhan yang maha Kuasa(**)










