WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260901-WA0037

Festifal Jukelele Masal Di HUT Kota Ambon Tahun 2027 Masuk Rekor MURI

PMN COM -Pemerintah kota Ambon menyiapkan target besar untuk menjadikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-452 Kota Ambon pada 2027 sebagai momentum pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), bahkan rekor dunia melalui pertunjukan jukulele secara massal.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat menghadiri Grand Final Jukulele Festival Kota Ambon 2026 yang berlangsung di Pattimura Park, Senin (31/8/2026).

Bodewin mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui secara pasti jumlah pemain jukulele yang tersebar di Kota Ambon. Untuk itu, Pemerintah Kota Ambon akan mendorong sistem pendataan yang lebih terstruktur dan berbasis teknologi.

Ia mengusulkan agar pendataan dilakukan melalui sekolah-sekolah dengan memanfaatkan barcode yang terhubung dengan sistem aplikasi. Cara tersebut dinilai lebih efektif karena mayoritas pemain jukulele berasal dari kalangan pelajar.

“Kalau bisa nanti dibikin barcode, dipasang di semua sekolah. Jadi barcode itu nanti kita tinggal scan, masuk di aplikasi supaya kita tahu jumlah jukulele di Kota Ambon ini ada berapa banyak,” ujar Bodewin.

Menurutnya, pendataan melalui sekolah akan memudahkan pemerintah memperbarui jumlah pemain secara berkala. Setiap ada anak yang mulai belajar atau bermain jukulele, datanya dapat ditambahkan ke dalam sistem.

“Kalau nanti pilih lewat sekolah saja. Para kepala sekolah yang hadir, kepala sekolah-sekolah, petugas bikin barcode, karena ini pasti semua anak sekolah. Kalau kita pakai ke jemaat, kita pakai ke sanggar, nanti agak susah. Tapi kalau kita pakai lewat sekolah, semua bisa didata,” jelasnya.

Bodewin menegaskan, data tersebut penting sebagai dasar untuk mempersiapkan kegiatan besar yang melibatkan pemain jukulele dari berbagai penjuru Kota Ambon.

Ia menargetkan pada momentum HUT ke-452 Kota Ambon tahun 2027, seluruh pemain jukulele dapat dikumpulkan dalam satu pertunjukan massal yang spektakuler.

“Kita bisa bikin rekor MURI atau rekor dunia di 2027, di saat perayaan ulang tahun ke-452,” tegasnya.

Bodewin bahkan membayangkan pertunjukan jukulele tersebut tidak hanya terpusat di satu lokasi. Pemain dari berbagai wilayah Kota Ambon dapat mengambil bagian dan memainkan jukulele secara serentak.

“Jadi kota itu bisa dijukulele, dari daerah Poka sampai jalan Ay pati, sampai ke tempat-tempat lainnya, maka semua anak anak akan main bersama-sama,” tuturnya.

Menurut Bodewin, gagasan tersebut tidak semata-mata mengejar sebuah rekor. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebanggaan masyarakat dan memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

Ia berharap semangat bermusik melalui jukulele terus tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong sekolah, komunitas dan berbagai pihak untuk ikut memperluas pembinaan musik di Kota Ambon.

Menutup sambutannya, Bodewin memberikan motivasi kepada seluruh peserta Jukulele Festival Kota Ambon 2026 agar tetap menjadikan musik sebagai ruang untuk berkarya dan berprestasi.(**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022