WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260419-WA0044(1)

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

-PMN COM  Peristiwa tragis mengguncang Maluku Tenggara setelah Ketua DPD Partai Golkar setempat, Agrapinus Rumatora, tewas akibat penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026).

Insiden berdarah ini terjadi sesaat setelah korban tiba dari Jakarta dan langsung mengundang perhatian publik.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung di area pintu keluar bandara.

Saat itu, korban baru saja mendarat dan hendak menemui keluarga yang telah menunggu kedatangannya.

“Peristiwa terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, tidak lama setelah korban tiba,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, Nus Kei tiba sekitar pukul 10.45 WIT menggunakan pesawat Lion Air JT880 yang berangkat dari Ambon.

Setelah turun dari pesawat, korban berjalan menuju pintu keluar bandara.

Namun, dalam hitungan menit, seorang pria tak dikenal yang mengenakan jaket merah dan masker langsung mendekati dan menyerangnya secara brutal.

Pelaku menusuk korban sebanyak empat kali di bagian vital tubuh, yakni dada kanan dan kiri, leher sebelah kiri, serta bagian tulang belakang.

Serangan mendadak itu membuat korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam area bandara.

Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil.

Nus Kei akhirnya terjatuh di sekitar pintu keluar bandara dan mendapat pertolongan dari petugas setempat sebelum dilarikan untuk penanganan medis.

Namun, luka parah yang diderita membuat nyawanya tidak tertolong.

Sekitar pukul 11.44 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter akibat pendarahan hebat serta kerusakan pada organ vital.

Pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini.

Hingga kini, dua orang telah diamankan dan diduga terlibat dalam penikaman tersebut. Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36).

Meski demikian, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi penikaman yang menewaskan tokoh politik tersebut.

Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Agrapinus Rumatora, yang akrab disapa Nus Kei, dikenal sebagai tokoh asal Maluku Tenggara yang aktif di dunia politik.

Ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara dan sempat mendapat mandat untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Selain aktivitas politik, Nus Kei juga dikenal memiliki keterkaitan dengan John Kei, figur yang cukup dikenal dalam berbagai kasus konflik di Jakarta dan Tangerang.

Keduanya berasal dari etnik Kei, kelompok masyarakat yang mendiami wilayah Kepulauan Kei di Maluku.

Nama Nus Kei juga pernah muncul dalam sejumlah peristiwa konflik, termasuk insiden di tempat hiburan malam Blowfish pada 2010.

Kala itu, ia disebut berada di lokasi setelah terjadi keributan yang kemudian berkembang menjadi konflik serius.

Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Nus Kei lebih dikenal melalui kiprahnya di bidang politik dan upaya membangun basis dukungan di Maluku Tenggara.

Kematian Nus Kei secara tragis di ruang publik seperti bandara memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan.

Peristiwa ini juga menjadi sorotan nasional mengingat korban merupakan tokoh politik aktif.

Partai Golkar hingga kini belum memberikan pernyataan resmi secara lengkap terkait insiden tersebut.

Namun, sejumlah pihak mendesak agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.

Di sisi lain, masyarakat berharap kejadian ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem keamanan di fasilitas umum, khususnya bandara, agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini masih terus berkembang, dan publik menanti hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian terkait motif serta jaringan di balik penikaman yang menewaskan Nus Kei.(**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022