WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260814-WA0110

KOJK PROVINSI MALUKU DAN DISPORA KOTA AMBON PERKUAT KAPASITAS PEMUDA CERDAS KEUANGAN DAN BIJAK DI ERA DIGITAL

PMN COM –11 Agustus 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Pemuda bertajuk “Lentera Pemuda: Memahami Tantangan, Membangun Kapasitas, Menjawab Masa Depan”di Kantor OJK Provinsi Maluku.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kemampuan yang relevan dalam menghadapi perkembangan era digital, dinamika ekonomi, dan berbagai tantangan sosial.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Deni Iswanto, Manajer Senior PEPKLMST KOJK Provinsi Maluku, menyampaikan apresiasi kepada Dispora Kota Ambon atas sinergi dalam meningkatkan kapasitas generasi muda.
Menurutnya, pemuda merupakan aset penting daerah yang perlu terus dirawat, dibekali, dan diarahkan agar mampu terlibat menjadi aktor utama pembangunan.

“Tema kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Pemuda perlu mampu mengenali diri dan melihat peluang, menggunakan media sosial secara positif, serta mengelola keuangan dengan bijak dan waspada terhadap pinjaman online ilegal.
Ketiga kemampuan tersebut saling melengkapi sebagai bekal untuk menjawab masa depan,” ujar Deni.

Deni menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah membuat berbagai aktivitas keuangan semakin mudah dilakukan melalui telepon genggam, mulai dari membuka rekening, berinvestasi berbelanja, hinggah memperoleh pembiayaan.

Namun, kemudahan tersebut juga diikuti dengan risiko kejahatan keuangan yang semakin beragam dan meyakinkan.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa data periode Januari 2026 s.d. 30 Juni 2026, Satgas PASTI menemukan dan menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal, 238 penawaran investasi ilegal, 27 gadai swasta ilegal, serta 2 aktivitas keuangan ilegal lainnya di sejumlah situs dan aplikasi yang telah dan berpotensi merugikan masyarakat.

Sementara Data periode Januari
2026 s.d.30 Juni 2026 pada Indonesia Anti-Scam Centre telah menerima 608.167 laporan dengan jumlah dana yang diblokir sebesar Rp674,1M dan dana yang dikembalikan ke korban sebesar Rp196,93 M

“Karena itu, kami mengingatkan para pemuda untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis dalam mengenali produk keuangan yang ditawarkan.

Legal berarti memastikan lembaga atau produk keuangan yang ditawarkan memiliki izin, sedangkan Logis berarti menggunakan akal sehat dan tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan yang terlalu besar, terlalu cepat, dan seolah tanpa risiko,” pesan Deni.

Kegiatan pelatihan yang dikemas secara interaktif serta partisipatif diikuti oleh 100 pemuda yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi di Kota Ambon.

Para peserta memperoleh pembekalan
melalui tiga materi utama, yaitu “Pandangan Pemuda: Kenali Masalah, Manfaatkan Peluang, Hadapi Tantangan”, “Penggunaan Media Sosial yang Positif: Terang di Dunia Digital serta “Pengelolaan Keuangan, Waspada Pinjaman Online Ilegal”.

Materi mengenai pengembangan kapasitas pemuda disampaikan oleh Frangky J. Louth, SE, M.Sc., dilanjutkan dengan materi penggunaan media sosial yang positif oleh Rovel S. E. Ayal,
serta materi pengelolaan keuangan dan kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal oleh Junet Fransina van Room.

Melalui rangkaian materi tersebut, peserta didorong untuk mampu
mengenali potensi dan tantangan, memanfaatkan ruang digital secara produktif dan bertanggungjawab, serta meningkatkan kecakapan dalam mengambil keputusan keuangan.

Selain melindungi diri sendiri, OJK mendorong para peserta untuk menjadi agen literasi bagi lingkungan sekitarnya dengan meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga, teman,
dan komunitas.

Generasi muda juga diharapkan dapat menggunakan media sosial sebagai ruang
untuk berkarya, membangun jejaring, mengembangkan peluang ekonomi, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat. “Satu orang muda yang paham literasi keuangan dapat membantu melindungi satu keluarga dari kerugian yang tidak perlu.

Kami berharap para pemuda Kota Ambon hadir sebagai lentera di ruang digital: membangun dan bukan meruntuhkan, menenangkan dan bukan menambah kegaduhan, serta mampu menggunakan pengetahuan yang diperoleh hari ini untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Deni.

KOJK Provinsi Maluku akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta pelindungan
konsumen dan masyarakat, termasuk melalui penguatan kapasitas generasi muda agar semakin cerdas, adaptif, produktif, dan berdaya saing.(**)

Informasi lebih lanjut:
Haramain Billady, Kepala OJK Provinsi Maluku(**)

 

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022