WhatsApp Image 2022-06-27 at 12.07.55 PM

PUSAKAMALUKUNEWS.COM - PORTAL BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.28.24
WhatsApp Image 2022-07-02 at 09.26.52
IMG-20260512-WA0035

Walikota Tegaskan Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran

Ambon PMN COM Masih banyaknya data Bantuan sosial yang tidak akurat  membuat Pemerintah Kota Ambon untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui digitalisasi data penerima agar bantuan supaya bantuan Yang disalurkan oleh pemerintah benar benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh Penerima

saat memberikan keterangan pers DiBalai kota Ambon Selasa (12/5/2026), Wali Kota menegaskan sebanyak 650 agen petugas telah dilatih untuk melakukan pendataan penerima bansos sesuai ketentuan yang berlaku.

Sistem tersebut nantinya akan terintegrasi dengan data kependudukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Walikota Menambahkan “Selama ini persoalan bansos adalah penerima yang tidak tepat sasaran. Kita ingin penerima bansos adalah mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Wattimena

Ia menjelaskan, melalui sistem digital tersebut, data penerima akan memuat informasi pekerjaan, penghasilan, dan identitas penerima sehingga potensi kesalahan maupun penyalahgunaan bantuan dapat diminimalisir.

Menurutnya, digitalisasi juga menjadi langkah untuk menghilangkan praktik kedekatan keluarga maupun hubungan tertentu dalam penyaluran bantuan sosial.

“Kalau sistemnya sudah terintegrasi, tidak mungkin orang yang tidak berhak bisa menerima bantuan,” katanya.

Selain membahas bantuan sosial Wattimena juga menyoroti persoalan perizinan pembangunan di Kota Ambon. Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan izin pembangunan yang tidak sesuai ketentuan teknis.

“Kalau tidak memenuhi syarat, jangan dipaksa diberi izin. Semua harus melalui pertimbangan teknis OPD terkait,” tegasnya.

Terkait kondisi cuaca ekstrem, Wali Kota mengungkapkan terdapat satu titik longsor besar di kawasan Kudhihu serta sejumlah titik longsor kecil lainnya akibat curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi belakangan

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, terus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana seperti longsor dan pohon tumbang, terutama bagi warga yang tinggal di lereng bukit maupun dekat pepohonan besar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum membangun rumah guna menghindari risiko di kemudian hari.

Sementara itu, terkait proses seleksi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Wattimena menyebut seluruh tahapan seleksi telah selesai dan kini tinggal menunggu laporan panitia seleksi terkait tiga nama calon terbaik.

“Kalau tiga besar sudah disampaikan, baru dipilih satu. Semua yang masuk tiga besar memenuhi syarat,” pungkasnya.

Wattimena Berharap Publik bersabar dan menanti Keputusan yang diambil soal siapa yang layak untuk jadi Sekot(**)

share this

REDAKSI

DEVELOP BY TERA INDO PRATAMA - 2022