saparua Maluku Tengah 14 Mei 22026-PMN COM penerintah kabupaten Maluku Tengah sangat memberikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya Peringatan dan perayaan HUT Kaoitan Pattimura yang ke 209 Tahun dengan sangat gigih dan berani mengusir penjajah dari Bumi Maluku Negeri Raja raja Bentuk perjuangan Pattimura patut dicontoh oleh para generasi muda Maluku sekarang
Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawaltta ,ST yang dikonfirmasi Oleh Media Pusaka Maluku News usai menghadiri prosesi bakar Api Perjuangan kapitan Pattimura di gunung saniri menegaskan “Pattimura adalah salah satu Pahlawan Nasional orang Maluku yang gigih berjuang mengangkat harkat dan Martabat orang Maluku, oleh sebab itu kami selaku pemerintah kabupaten Maluku Tengah dan memberikan apresiasi serta akan selalu mengenang perjuangannya dan mengutamakan perayaan HUT Pattimura ini
Di perayaan ulang Tahun ke 209 ini mungkin ada banyak kekurangan kekurangan yang perlu kami benahi .
“Tapi kami berjanji di perayaan berikutnya di tahun 2007 akan lebih baik lagi kedepan
dan harapannya akses jalan jalan dikecamaatan saparua khususnya menuju kegunung saniri kami akan berupaya untuk memperbaikinya dan akan diaspal.
“karena kami memandang perlu jalan ke gunung saniri sebagai tempat jalan bersejarah wajib hukumnya untuk diaspal
ucap Wakil Bupati Mario
“Pattimura adalah salah satu Pahlawan Nasional orang Maluku bukan saja milik okrang saparua namun milik semua .oleh sebab itu segala perdebatan harus dihilangkan untuk membangun pulau saparua dan Maluku pada umumnya .
sebagaimana diketahui Perayaan HUT Pattimura ke 209 tahun 2026 tetap dilaksanakan dengan meriah di kecamatan saparua dengan atraksi cakalele dari para penari obor dan warga Saparua

prosesinya berlangsung sakral dimana sumber api di ambil dengan ddigosok digunung saniri oleh tua tua adat negeri Tahaha dengan sebilah bambu dan sabuk kelapa sehingah menimbulkan gesekan api lalu di suluth ke 3 buah OBOR induk
selanjutnya api obor perjuangan kapitan Pattimura diserahkan ke pemerintah kabupaten Maluku tengah untuk di arak arak oleh tua- tua adat dengan pengawalan aparat keamanan melewati negeri negeri adat di saparua tiouw, porto Haria untuk selanjutnya di lakukan upacara dI lapangan Merdeka saparua tanggal 15 Mei 2026( Emon )










